FAQ : BLK Sleman Menjawab
Banyak sekali pertanyaan dari masyarakat terkait dengan pelatihan yang diselenggarakan oleh BLK Sleman. Biasanya pertanyaan tersebut disampaikan melalui sosial media dan tidak jarang pertanyaan yang sama disampaikan oleh orang yang berbeda. Untuk itu Admin BLK Sleman merangkum pertanyaan-pertanyaan yang sering disampaikan dan jawaban dari BLK Sleman.
Q: Apa saja pelatihan yang ada di BLK Sleman?
A: BLK Sleman memiliki sekitar program pelatihan yang saat ini bisa diselenggarakan baik APBD maupun APBN. Program pelatihan yang bisa diselenggarakan oleh BLK antara lain:
- Kejuruan TIK : Desain Grafis, Practical Office Advanced, Digital Marketing dan Content Creator
- Kejuruan Otomotif : Teknik Sepeda Motor, Perawatan Berkala Kendaraan Ringan Konvensional dan Stir Mobil
- Kejuruan Bangunan : Meubelair dan Finishing Kayu Teknik Semprot
- Kejuruan Teknik Manufaktur : Mesin Bubut, LAS SMAW 1G dan Las SMAW 3G
- Kejuruan Listrik : Instalasi Penerangan dan Teknik Refrigerasi
- Kejuruan Elektronika : Teknisi Handphone
- Kejuruan Tata Boga : Tata Boga dan Pembuatan Roti dan Kue
- Kejuruan Tata Rias : Tata Rias Pengantin
- Kejuruan Jahit : Menjahit, Menjahit Lanjutan dan Bordir
Q: Apa perbedaan paket APBN dan APBD
A: Paket APBN merupakan paket pelatihan yang dibiayai oleh anggaran APBN melalui BPVP Surakarta. Sedangkan APBD merupakan paket pelatihan yang dibiayai oleh anggaran APBD melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman. Perbedaan ini mempengaruhi salah satunya persyaratan peserta dimana paket APBN memperbolehkan peserta dengan KTP manapun, sedangkan paket APBD hanya khusus bagi masyarakat ber-KTP Sleman.
Q: Apa saja persyaratan untuk mengikuti pelatihan di BLK Sleman?
A: Berikut persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mendaftar pelatihan:
- Memiliki KTP Sleman
- Umur 18 – 45 Tahun
- Lulusan dari semua jenjang pendidikan
- Tidak sedang sekolah / kuliah
- Tidak sedang bekerja / memiliki pekerjaan
- Belum pernah mengikuti pelatihan di BLK
- Bersedia mengikuti pelatihan sampai selesai
- Diprioritaskan bagi keluarga miskin/ kemiskinan ekstrim dengan menunjukkan KKS (jika lolos seleksi)
Q: Apabila KTP luar Sleman tapi sudah lama domisili di Sleman apakah tetap boleh mengikuti pelatihan paket APBD?
A: Sesuai dengan persyaratan umum bagi pelatihan APBD wajib ber KTP Sleman. Jadi menggunakan surat keterangan domisili di Sleman tetap dianggap tidak memenuhi persyaratan. Solusinya silakan mengikuti paket pelatihan APBN.
Q: Saat ini sedang kuliah tetapi tinggal skripsi atau sidang pendadaran, apakah tetap diperbolehkan ikut?
A: Menurut pengalaman yang sudah-sudah, kondisi demikian mengakibatkan siswa pelatihan kurang fokus dalam mengikuti pelatihan, sering ijin dan berpotensi ketinggalan materi. Oleh karena itu disyaratkan tidak sedang sekolah atau kuliah meskipun tinggal menunggu kelulusan atau sidang pendadaran.
Jika ada pertanyaan lain bisa disampaikan di kolom komentar.
(mst)